PLEADS (Padjadjaran Law Research and Debate Society) secara de jure berdiri pada 1 Juni 2012 melalui Kongres Mahasiswa FH Unpad, namun secara de facto telah bergerak sejak tahun 2008.

Sebagai unit kemahasiswaan, Pleads membidangi beberapa kompetisi dan penelitian hukum. Bidang-bidang tersebut adalah lomba debat hukum nasional, perancangan kontrak (Contract Drafting), perancangan peraturan perundang-undangan (Legislative Drafting), dan penulisan karya tulis ilmiah. Setiap tahun, di berbagai Fakultas Hukum dan Lembaga Negara diselenggarakan berbagai kompetesi tersebut, seperti Business Law Competion di Universitas Indonesia, Lomba Debat Konstitusi di Mahkamah Konstitusi, Mochtar Riady Law Fair di Universitas Pelita Harapan dan sebagainya. Kompetesi tersebut secara kontiniu diikuti oleh PLEADS mewakili nama baik Fakultas Hukum Unpad.

Berbagai prestasi telah diukir sejak tahun 2008. Setelah resmi berdiri sebagai UKMF dengan kegiatan yang lebih terorganisir, prestasi yang dicapai menunjukkan peningkatan. Berbagai prestasi tersebut tentu tidak diperoleh secara instan. Ada proses yang harus secara tekun dijalani yaitu mulai dari memberikan pelatihan dengan mengundang dosen dan former delegates, melakukan seleksi secara terbuka, pendampingan delegasi selama latihan, sampai pada hari pertandingan. Proses tersebutlah yang menjadi perhatian PLEADS.

Kegiatan inti organisasi yang kedua adalah penelitian hukum. Sebagai salah satu tri dharma perguruan tinggi, penelitian merupakan suatu keharusan untuk dilakukan. Pada dasarnya, setiap mahasiswa pasti akan melakukan penelitian hukum setidaknya pada saat menuntaskan Tugas Akhir baik berupa skripsi, legal memorandum, maupun studi kasus. Dengan urgensi tersebut, menjadi penting untuk menyediakan ranah latihan bagi mahasiswa untuk dapat melakukan penelitian hukum yang baik dan PLEADS menempatkan diri sebagai sarana tersebut.

Berbagai kegiatan tersebut dilakukan dengan tujuan substansial dalam mempersiapkan diri sebagai sarjana hukum dengan kemampuan yang mumpuni di tengah kuantitas lulusan fakultas hukum yang sangat banyak di Indonesia. Dengan kualitas yang baik tersebut, dapat menjadi modal untuk memenangkan “kompetisi” di dunia kerja. PLEADS berusaha secara persisten menjadi wadah untuk menyiapkan kualitas tersebut.

Sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa yang inklusif, PLEADS terbuka bagi siapapun. Setiap mahasiswa FH Unpad yang ingin sama-sama belajar dan mengembangkan potensi diri dapat bergabung.

For God, People Whom We Love, and The Almamater

Juara 2

Juara 2

Debat Konstitusi MPR Tingkat Regional Barat 2019
Juara 2

Juara 2

Constitutional Drafting MPR 2017
Juara 3

Juara 3

Constitutional Drafting Sciencesatitional UI 2018
Juara 2

Juara 2

Debat UIN Law Fair 2016 & Best Speaker
Juara 2

Juara 2

Contract Drafting & Negotiation BLC UI 2016
Juara 2

Juara 2

Contract Drafting & Negotiation Diponegoro Law Fair 2016
Juara 2

Juara 2

Constitutional Drafting MPR 2018
Juara 1

Juara 1

Constitutional Moot Court Mahkamah Konstitusi 2018
Juara 3

Juara 3

Debat Ubaya Law Fair
Juara 1

Juara 1

Debat Konstitusi MPR Tingkat Regional Barat 2017
Biro Pengembangan

Biro Pengembangan

Contract Drafting Class, Mei 2018
Biro Hubungan Eksternal

Biro Hubungan Eksternal

Visit Kementrian Luar Negeri, November 2018
Biro Hubungan Eksternal

Biro Hubungan Eksternal

Visit Kementrian Luar Negeri, November 2018
PLEADS Night (Malam Apresiasi)

PLEADS Night (Malam Apresiasi)

Desember 2018

Kampus Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran

Jl. Raya Bandung – Sumedang KM 21 Jatinangor

Kab. Sumedang 45363

KAJIAN
  • Debat Pilpres 1 : Menilik Jaminan Perlindungan Penyidik Lembaga Anti Rasuah

    Pendahuluan Perhelatan pesta demokrasi Indonesia tahun 2019 telah menjadi diskursus yang menjalar dari lingkup elite-elite negara hingga lingkup grassroot. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun ini diramaikan oleh dua pasangan calon yaitu Joko Widodo-Ma’ruf Amin (nomor urut 01) serta Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno (nomor urut......

  • Nurhadi Aldo dan Kekhawatiran Kampanye Golput

    Pendahuluan Kontestasi Pilpres 2019 tentu menimbulkan diskursus yang menjalar di tengah-tengah masyarakat. Pemilihan diibaratkan sebagai penjelmaan dari spirit demokrasi yang harus dilakukan secara periodik oleh negara demokratis. Namun, hal ini bukan berarti menjadi ciri pakem dari suatu negara demokratis—meminjam pendapat Fareed Zakaria—karena pemilihan juga harus......

  • Dilema RUU PKS : Hak Asasi Manusia dan Gejolak Masyarakat

    Pendahuluan Kekerasan seksual telah menjadi diskursus panas dalam masyarakat. Berbagai kasus kekerasan seksual—khususnya terhadap perempuan—yang  terjadi membuat banyak pihak merasa bahwa Indonesia mengalami situasi darurat perlindungan seksual, terutama bagi korban kekerasan seksual. Dari data yang dihimpun oleh Komisi Nasional Perlindungan Perempuan (Komnas Perempuan), jumlah kekerasan......

SOSIAL MEDIA