Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa

09 Jul Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa

KPUM

Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa  merupakan wadah bagi pergantian kepemimpinan organisasi secara demokrasi baik BEM maupun BPM FH Unpad yang mana peserta dari kegiatan ini adalah seluruh mahasiswa aktif FH Unpad yang memiliki hak suara untuk memilih dan dipilih.

Dalam pelaksanaannya yang diselenggarakan setiap satu tahun sekali juga memiliki beberapa rangkaian acara mulai dari masa pendaftaran hingga pengumuman hasil pemilihan umum mahasiswa, disini lah peran KPUM sebagai pengawal dan penyelenggara pemilihan agar berjalan sesuai dengan konstitusi dan tatib yang telah disepakati. Dimana memiliki tujuan diantaranya:

  1. Sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam berkompetisi dan berorganisasi secara demokratis
  2. Pembahasan konstitusi dan  GBHK KMFH Unpad
  3. Sebagai tempat demisioner ketua dan wakil ketua BEM serta FH Unpad

 MBPKA

Musyawarah Besar Pemilihan Ketua Angkatan (MBPKA) merupakan salah satu program kerja yang dijalankan oleh Komisi 1 BPM FH Unpad, dimana di dalamnya meliputi rangkaian bagi angkatan termuda fakultas hukum Unpad untuk memilih ketua angkatannya. Seperti yang kita ketahui, keberadaan ketua angkatan sangatlah penting bagi angkatannya. Selain mengemban jabatan moril, ketua angkatan merupakan penyambung angkatannya dengan angkatan atas maupun bawah. Ketua angkatan pun juga akan memimpin acara angkatan, seperti inaugurasi, pembuatan jaket angkatan dan lain-lain.

Untuk itu, kami Komisi 1 BPM FH Unpad berinisiasi untuk mengadakan MBPKA guna memfasilitasi angkatan termuda fasilitas hukum Unpad untuk memilih ketua angkatanya sesuai dengan aturan yang berlaku di lingkup Keluarga Mahsiswa Fakultas Hukum Unpad (KMFH)

Adapun, rangkaian dalam MBPKA ini akan diawali dengan RDP (Rapat Dengar Pendapat) yang merupakan sosialisasi mengenai peraturan KMFH tentang mekanisme pemilihan ketua angkatan. Selanjutnya, di hari yang berbeda barulah diadakan puncaknya, yakni MBPKA. Perlu diketahui sebelumnya, bahwa dalam pemilihan ketua angkatan ini akan diadakan secara musyawarah mufakat berdasarkan asas kekeluargaan. Dengan demikian, acara MBPKA ini selain bertujuan untuk memiliih ketua angkatan, juga dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mahasiswa baru pada khususnya dalam menyelesaikan permasalahan secara musyawarah mufakat.

BERCENGKERAMA

Acara yang diadakan oleh BPM FH dan BEM FH Unpad untuk menampung aspirasi-aspirasi dan hal-hal yang ingin ditanyakan dari mahasiswa FH Unpad. Acara ini diadakan seminggu sekali di saung FH Unpad, kami dari BPM maupun BEM sangat menerima saran setiap mahasiswa dalam memberikan aspirasi terhadap fakultas hukum tercinta, baik dari aspirasi mengenai sarana maupun akademik. . Maka dari itu, ayo kita bangun bersama fakultas kita melalui stand bercengkerama!

KONSORSIUM

Dalam Fakultas Hukum Universitas Padjajaran. Berbagai macam kegiatan mahasiswa dapat diselenggarakan yang diwadahi dengan Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas maupun Unit Kegiatan Mahasiswa berupa organisasi yang mewadahi mahasiswa yang ingin aktif dalam kehidupan kampus.

Terdapat dua lembaga utama yakni, Badan Eksekutif Mahasiswa dan Badan Perwakilan Mahasiswa. Kedua lembaga tersebut dibantu juga oleh Unit Kegiatan Mahasiswa tingkat Fakultas. Terdapat sepuluh unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Hukum yang berkegiatan dalam pengembangan dalam ruang lingkup akademik. Keduabelas organisasi ini merupakan wadah mahasiswa untuk berkegiatan sehingga membuat kehidupan kampus menjadi lebih beragam. Di setiap organisasi yang terbentuk memiliki berbagai macam kepentingan yang berbeda untuk mewujudkan keberagaman dan cita-cita dari organisasi itu sendiri. Setiap organisasi tersebut juga memiliki tujuan untuk menciptakan kesejahteraan pada internal fakultas dan membawa nama baik Fakultas Hukum Universitas Padjajaran ke masyarakat eksternal kampus.

Keberagaman organisasi tersebut merupakan suatu hal yang harus berjalan dengan sinergi sehingga dapat mencapai kesejahteraan bersama. Maka dari itu, perlunya koordinasi antar lembaga tersebut haruslah dilakukan secara bersama, untuk memahami permasalahan yang terjadi pada internal kampus dan juga eksternal kampus.

Sebagai Badan Perwakilan Mahasiswa, Komisi Pengawasan mengadakan konsorsium KMFH untuk mewadahi para lembaga kemahasiswaan yang memiliki kepentingan dalam menjalankan organisasinya. Konsorsium bukanlah hanya sekedar sebuah wadah untuk berpendapat, melainkan juga wadah untuk melakukan evaluasi dalam kegiatan yang sudah diselenggarakan sehingga pada kegiatan berikutnya tidak mengulangi kesalahan-kesalahan yang sama. Selain itu, Konsorsium tentu harus melihat aspek sosiologis yang terjadi dalam KMFH shingga konsorsium tersebut membahas tentang kepentingan yang seharusnya diutamakan dan dibutuhkan dalam masyarakat KMFH