Apakah Pendidikan Klinik Hukum ?

Pendidikan Klinik Hukum merupakan mata kuliah yang dikenalkan kembali sebagai bagian dari mata kuliah pilihan bagi mahasiswa semester 5 ke atas yang telah menempuh mata kuliah prasyarat. Mata kuliah Pendidikan Klinik Hukum memberikan kesempatan agar mahasiswa dapat memiliki pengalaman praktik dunia hukum.

Pendidikan Klinik Hukum kembali diaktifkan pada Oktober 2012 melalui pelatihan Klinik Hukum Perdata dan Klinik Hukum Pidana yang dilaksanakan atas kerjasama Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran dan The Asia Foundation melalui dengan program Educating and Equipping Tomorrow’s Justice Reformers (E2J). Pelatihan ini ditawarkan kepada mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran yang telah menempuh mata kuliah Hukum Acara Pidana, Kemahiran Hukum Pidana, Hukum Acara Perdata dan Kemahiran Hukum Perdata.

Pada semester genap 2012-2013 mata kuliah Pendidikan Klinik Hukum Perdata dan Klinik Anti Korupsi resmi menjadi mata kuliah pilihan di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran. Mata kuliah ini berbobot 2 sks, dengan perhitungan 1 sks = 3-4 jam sehingga dilakukan 2x 1 minggu. Oleh karenanya peserta yang akan mengikuti mata kuliah ini diseleksi secara khusus.

  • Menyiapkan lulusan yang siap mengimplementasikan ilmu hukum di masyarakat.
  • Memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk bekerja di bidang hukum.
  • Memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat.

  • Mahasiswa siap mengimplementasikan ilmu hukum di masyarakat.
  • Memiliki pengalaman kepada mahasiswa untuk bekerja di bidang hukum.
  • Memiliki pengalaman kepada mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat.
  • Pengajar dari unsur akademisi dan praktisi.
  • Mahasiswa didampingi secara intensif oleh para instruktur.
  • Kesempatan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat.

[formcraft id=’3′]

Klinik Yang Ditawarkan

  • Klinik Hukum Perdata

    • Mahasiswa diberikan materi dan juga kesempatan untuk mendampingi advokat untuk menangani kasus-kasus terkait hukum perdata seperti hukum keluarga, hukum tanah, hukum bisnis dll.
    • Untuk mengikuti klinik ini mahasiswa harus sudah lulus mata kuliah Hukum Perdata, Hukum Acara Perdata dan Kemahiran Perdata.
    • Klinik ini ditawarkan pada semester genap.
    • Informasi lebih lanjut : Dr. Hj. Efa Laela Fakhriah, S.H., M.H.

  • Klinik Hukum Pidana

    • Mahasiswa diberikan materi dan juga kesempatan untuk mendampingi advokat dan jaksa untuk menangani kasus-kasus riil terkait hukum pidana. Untuk mengikuti klinik ini mahasiswa harus sudah lulus mata kuliah Hukum Pidana, Hukum Acara Pidana dan Kemahiran Pidana.
    • Klinik ini ditawarkan pada semester ganjil.
    • Informasi lebih lanjut: Tajudin, S.H., M.H.

  • Klinik Anti Korupsi

    • Mahasiswa diberikan materi dan juga kesempatan untuk melakukan penelitian dan advokasi terkait isu Anti Korupsi. Advokasi dilakukan terhadap otoritas dan siswa sekolah.
    • Untuk mengikuti klinik ini mahasiswa harus sudah lulus mata kuliah Hukum Pidana dan Tindak Pidana Khusus.
    • Klinik ini ditawarkan pada semester genap.
    • Informasi lebih lanjut: Wanodyo Sulistyani, S.H., M.H., LL.M.

Metode perkuliahan

Perkuliahan dibagi menjadi tiga tahap, yaitu planning (perencanaan); experiential (praktek lapangan) dan reflection (evaluasi pelaksanaan kegiatan).

  1. Tahap perencanaan (planning) umumnya berisi penyegaran materi dasar yang telah dipelajari dan teknik-teknik untuk diaplikasikan pada tahap praktek lapangan (experiential).

Pada tahap perencanaan, perkuliahan dilakukan di Gedung Klinik Hukum Lt.3 Jalan Progo No. 17 Bandung 40115.

  1. Sedangkan tahap praktek lapangan (experiential) mahasiswa didampingi institusi rekan FH Unpad untuk terjun langsung ke masyarakat.

Tahap praktek lapangan (experiential) mahasiswa melakukan kegiatan di kantor pengajar dari kalangan praktisi atau langsung ke lapangan (pengadilan, mediasi, konsultasi, negosiasi, penelitian, advokasi, sosialisasi).

  1. Tahap akhir yaitu evaluasi (reflection) merupakan laporan dan umpan balik dari mahasiswa untuk pelaksanaan mata kuilah ini.

Tahap akhir perkuliahan yang merupakan evaluasi, kembali dilakukan di Gedung Klinik Hukum Lt. 3 Jalan Progo No. 17 Bandung 40115.

Dosen Pengajar

Pengajar terdiri dari para dosen terkait dan praktisi di bidangnya yaitu advokat, polisi, jaksa, hakim, paralegal, peneliti dan penyuluh berasal dari berbagai institusi yang kompeten di bidangnya.

Pada tahap ini para penagajar dan instruktur yang terlibat dalam pendidikan klinik hukum diantaranya:

Hukum Perdata

  • Dr. Hj. Efa Laela Fakhriah, S.H., M.H.
  • Artaji, S.H., M.H.
  • Linda Rachmainy, S.H., M.H.
  • Watmawati, S.H. (advokat mitra)
  • Hikmat Prihadi, S.H. (advokat mitra)
  • Anita Afriana, S.H., M.H. (instruktur)
  • Pupung Faisal, S.H., M.H. (instruktur)
  • Hazar Kusmayanti, S.H., M.H. (instruktur)
  • Rai Mantili, S.H., M.H. (instruktur)
  • Ema Rahmawati, S.H., M.H. (instruktur)

Hukum Pidana

  • H. Agus Takariawan, S.H., M.H.
  • Tajudin, S.H., M.H.
  • Kejaksaan Tinggi Jawa Barat
  • Kepolisian Daerah Jawa Barat
  • Lembaga Bantuan Hukum – LBH Bandung
  • Widati Wulandari, S.H., M.Crim.
  • Erika M.C., S.H., M.H. (instruktur)
  • Nella Sumika Putri, S.H., M.H. (instruktur)
  • Wanodyo Sulistyani, S.H., M.H., LL.M. (instruktur)
  • Chloryne Dewi, S.H., LL.M. (instruktur)

Klinik Anti Korupsi

  • Dr. Sigid Suseno, S.H., M.H.
  • Widati Wulandari, S.H., M. Crim.
  • Yesmil Anwar, S.H., M.Si.
  • Somawijaya, S.H., M.H.
  • Erika M.C., S.H., M.H.
  • Wanodyo Sulistyani, S.H., M.H., LL.M.
  • Nur Atnan, S.Ip, M.Kom (Bandung Institute for Governance Studies)
  • Nella Sumika Putri, S.H., M.H. (instruktur)
  • Chloryne Dewi, S.H., LL.M. (instruktur)
  • Praktisi media
  • Praktisi komunikasi
  • Praktisi peneliti

Lokasi Gedung Klinik Hukum

Jalan Progo No. 17