Sejarah

unpadFakultas Hukum Universitas Padjadjaran (UNPAD) yang semula bernama Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (FHPM) didirikan secara resmi berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 1957 tentang Pendirian UNPAD, tanggal 24 September 1957. Fakultas Hukum UNPAD merupakan salah satu dari empat fakultas yang menjadi cikal

bakal UNPAD, sekaligus menjadi dasar identitas UNPAD dalam berkiprah di dunia pendidikan. Hal ini diwujudkan dalam penetapan Pola Ilmiah Pokok (PIP) UNPAD yang bertema “Bina Mulia Hukum dan Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Nasional”. Pada perkembangannya, PIP UNPAD tersebut diaktualisasikan dalam pengembangan bidang hukum internasional dan hukum lingkungan yang menjadi rujukan bagi pendidikan hukum di seluruh Fakultas Hukum di Indonesia. Pembentukan Laboratorium Klinis Hukum juga menjadi salah satu ciri khas Fakultas Hukum UNPAD yang berorientasi bahwa pembangunan pendidikan hukum itu harus mengantisipasi perubahan-perubahan di masa depan, seperti sekarang Fakultas Hukum mempunyai klinis hukum antikorupsi dengan jumlah mahasiswa terbatas, pendalaman materi secara komprehensif, dan melibatkan praktisi. Sejarah mencatat bahwa Fakultas Hukum ini telah banyak memberikan kontribusi besar bagi pembangunan bangsa dan negara, terlebih peminat ingin masuk kuliah ke UNPAD banyak sekali, sehingga UNPAD menjadi Perguruan Tinggi Negeri terfavorit. Fakultas Hukum UNPAD selalu memperhatikan perkembangan kurikulum yang diminta oleh Pemerintah dan kebutuhan stake holders seperti antara lain yang diatur oleh Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). UU No. 12/2012 tersebut mengamanatkan perubahan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) menjadi Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT) diperkuat dengan KKNI bahwa lulusan Pendidikan Tinggi harus mampu mempunyai capaian pembelajaran berupa sikap dan tata nilai, penguasaan pengetahuan, kemampuan kerja, serta kompetensi dan tanggung jawab. Oleh karena itu, kami terus-menerus meningkatkan kualitas dosen dan tenaga kependidikan serta sarana dan prasarana. Fakultas Hukum UNPAD sekarang memiliki Program Studi (Prodi)sebagai berikut :

  • Program Studi Sarjana (S1) Ilmu Hukum;
  • Program Studi Magister (S2)Ilmu Hukum;
  • Program Studi Magister Kenotariatan (MKn);
  • Program Studi Doktor (S3) Ilmu Hukum.

Dalam perkembangan selanjutnya, Fakultas Hukum UNPAD mempunyai bagian-bagian hukum sebagai bentuk respon terhadap perkembangan iptek dan kebutuhan masyarakat sejalan dengan kegiatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu :

 

  • Bagian Hukum Keperdataan;
  • Bagian Hukum Pidana;
  • Bagian Hukum Administrasi Negara;
  • Bagian Hukum Tata Negara;
  • Bagian Hukum Dasar;
  • Bagian Hukum dan Pembangunan/Masyarakat;
  • Bagian Hukum Acara;
  • Bagian Hukum Internasional; dan
  • Bagian Hukum Teknologi Informasi dan Komunikasi.

 

Struktur organisasi Fakultas Hukum yang ramping memudahkan pengendalian dan pengawasannya. Dengan struktur demikian suasana organisasi menjadi sehat, karena apapun yang terjadi dapat segera diketahui. Disamping itu, fungsi kontrol telah dilakukan oleh Senat Fakultas sebagai implementasi good governance dan adanya Sistem Penjamin Mutu (SPM) untuk terus mempertahankan akreditasi A.

Fakultas Hukum UNPAD saat ini memiliki dosen tetap sebanyak 106 orang, terdiri atas 5 orang Guru Besar/Profesor, 40 orang Doktor (S3), 59 orang Magister dan 2 Sarjana (S1). Dosen di Fakultas Hukum UNPAD yang berpedoman pada Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar, melakukan penelitian/riset, dan pengabdian kepada masyarakat, serta terlibat dalam pengelolaan pendidikan, baik di Bagian, Fakultas maupun Universitas. Para dosen terus melakukan peningkatan kualitasnya baik melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi maupun dengan banyak melakukan seminar, lokakarya, penataran, di tingkat nasional, regional, dan internasional, dalam rangka mengikuti perkembangan masyarakat ASEAN dan juga sebagai upaya menuju world class university. Selain itu, semua dosen dituntut untuk banyak menulis buku (ajar, teks, referensi), jurnal nasional dan internasional.

Para alumni Fakultas Hukum UNPAD tersebar dalam berbagai tempat/kalangan, seperti melanjutkan pendidikan S2, bekerja di instansi pemerintah dan swasta serta jadi pengusaha. Banyak alumni yang memiliki daya saing (competitiveness) dan kinerja (performance) yang memuaskan para pengguna (stake holders). Hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh dosen dijadikan salah satu bahan perbandingan dan pengayaan dalam menyampaikan materi pelajaran di kelas kepada mahasiswa. Sebaliknya, materi pengajaran menjadi bahan acuan dalam melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Sarana dan prasarana yang dimiliki Fakultas Hukum UNPAD dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sudah cukup memadai karena untuk masing-masing kegiatan telah mampu diakomodasi dengan telah dimilikinya ruang-ruang untuk keperluan kuliah, ruang praktikum, perpustakaan hukum Mochtar Kusumaatmadja, ruang dosen, ruang ujian, dan laboratorium computer (E-Learning), bimbingan dan konseling, pimpinan, administrasi, dan lain-lain. Ketersediaan dan pengelolaan sarana dan prasarana terus ditingkatkan seiring dengan perkembangan kebutuhan stakeholders. Fakultas Hukum UNPAD saat ini telah terintegrasidengan Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIAT) dan Sistem Informasi Perpustakaan (SIPERPUS) yang ditujukan untuk lebih meningkatkan layanan dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi serta pemaparan berbagai informasi melalui situs resmi yang mempermudah informasi bagi sivitas akademik Fakultas Hukum UNPAD.

Lulusan Fakultas Hukum UNPAD telah memiliki kompetensi yang diharapkan sesuai dengan tujuan Fakultas Hukum, yaitu sarjana hukum yang profesional di bidangnya. Dengan mengacu pada kebutuhan stakeholders, maka kurikulum baru yang telah dilaksanakan diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi seperti yang diharapkan. Hal ini terbukti dengan luasnya bidang kerja dan cepatnya proses serapan terhadap lulusan.

Peningkatan mutu akademik di lingkungan Fakultas Hukum dilakukan secara berkesinambungan sesuai dengan pedoman penyelenggaraan pendidikan. Semua kegiatan di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kemahasiswaan dilakukan secara optimal dengan sasaran dapat memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas baik individu maupun institusi.

Perkembangan dan pertumbuhan Fakultas Hukum UNPAD tidak dapat terlepas dari peran-peran para dekan yang pernah memimpin Fakultas Hukum UNPAD dari tahun 1957 sampai saat ini, adapun dekan-dekan yang pernah memimpin Fakultas Hukum UNPAD adalah sebagai berikut :

Fakultas Hukum UNPAD saat ini memiliki dosen tetap sebanyak 106 orang, terdiri atas 5 orang Guru Besar/Profesor, 40 orang Doktor (S3), 59 orang Magister dan 2 Sarjana (S1). Dosen di Fakultas Hukum UNPAD yang berpedoman pada Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar, melakukan penelitian/riset, dan pengabdian kepada masyarakat, serta terlibat dalam pengelolaan pendidikan, baik di Bagian, Fakultas maupun Universitas. Para dosen terus melakukan peningkatan kualitasnya baik melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi maupun dengan banyak melakukan seminar, lokakarya, penataran, di tingkat nasional, regional, dan internasional, dalam rangka mengikuti perkembangan masyarakat ASEAN dan juga sebagai upaya menuju world class university. Selain itu, semua dosen dituntut untuk banyak menulis buku (ajar, teks, referensi), jurnal nasional dan internasional.

Para alumni Fakultas Hukum UNPAD tersebar dalam berbagai tempat/kalangan, seperti melanjutkan pendidikan S2, bekerja di instansi pemerintah dan swasta serta jadi pengusaha. Banyak alumni yang memiliki daya saing (competitiveness) dan kinerja (performance) yang memuaskan para pengguna (stake holders). Hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh dosen dijadikan salah satu bahan perbandingan dan pengayaan dalam menyampaikan materi pelajaran di kelas kepada mahasiswa. Sebaliknya, materi pengajaran menjadi bahan acuan dalam melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Sarana dan prasarana yang dimiliki Fakultas Hukum UNPAD dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sudah cukup memadai karena untuk masing-masing kegiatan telah mampu diakomodasi dengan telah dimilikinya ruang-ruang untuk keperluan kuliah, ruang praktikum, perpustakaan hukum Mochtar Kusumaatmadja, ruang dosen, ruang ujian, dan laboratorium computer (E-Learning), bimbingan dan konseling, pimpinan, administrasi, dan lain-lain. Ketersediaan dan pengelolaan sarana dan prasarana terus ditingkatkan seiring dengan perkembangan kebutuhan stakeholders. Fakultas Hukum UNPAD saat ini telah terintegrasidengan Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIAT) dan Sistem Informasi Perpustakaan (SIPERPUS) yang ditujukan untuk lebih meningkatkan layanan dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi serta pemaparan berbagai informasi melalui situs resmi yang mempermudah informasi bagi sivitas akademik Fakultas Hukum UNPAD.

Lulusan Fakultas Hukum UNPAD telah memiliki kompetensi yang diharapkan sesuai dengan tujuan Fakultas Hukum, yaitu sarjana hukum yang profesional di bidangnya. Dengan mengacu pada kebutuhan stakeholders, maka kurikulum baru yang telah dilaksanakan diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi seperti yang diharapkan. Hal ini terbukti dengan luasnya bidang kerja dan cepatnya proses serapan terhadap lulusan.

Peningkatan mutu akademik di lingkungan Fakultas Hukum dilakukan secara berkesinambungan sesuai dengan pedoman penyelenggaraan pendidikan. Semua kegiatan di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kemahasiswaan dilakukan secara optimal dengan sasaran dapat memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas baik individu maupun institusi.

Perkembangan dan pertumbuhan Fakultas Hukum UNPAD tidak dapat terlepas dari peran-peran para dekan yang pernah memimpin Fakultas Hukum UNPAD dari tahun 1957 sampai saat ini, adapun dekan-dekan yang pernah memimpin Fakultas Hukum UNPAD adalah sebagai berikut :

Dekan Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran

Perkembangan dan pertumbuhan Fakultas Hukum UNPAD tidak dapat terlepas dari peran-peran para dekan yang pernah memimpin Fakultas Hukum UNPAD dari tahun 1957 sampai saat ini, adapun dekan-dekan yang pernah memimpin Fakultas Hukum UNPAD adalah sebagai berikut

Prof. Dr. Iwa Koesoemasoemantri, S.H.

Dekan Periode : 1957-1962 / 1963-1964

Prof. Soeria Soemantri, drg

Dekan Periode : 1962-1963

Prof. Mr. Usep Ranawidjaja

Dekan Periode : 1965-1966

Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, S.H., LL.M.

Dekan Periode : 1962-1965 / 1971-1973

Prof. Dr. Komar Kantaatmadja, S.H., LL.M.

Dekan Periode : 1966-1968 / 1977-1979

Saleh Adiwinata, S.H

Dekan Periode : 1979 -1982

Prof. Dr. H. R. T. Sri Soematri, S.H

Dekan Periode : 1982 -1985 / 1985-1988

Prof. Dr. Sjahran Basah, S.H.,CN.

Dekan Periode : 1988-1991 / 1992-1995

Prof. Dr. Mieke Komar K, S.H., M.CL.,CN.

Dekan Periode : 1995-1998 / 1998-2002

Prof. Dr. H. Man S. Sastrawidjaja, S.H., S.U.

Dekan Periode : 2002-2005

Prof. Dr. H. Ahmad M. Ramli, S.H., M.H., FCBArb

Dekan Periode : 2005-2009

Dr. Ida Nurlinda, S.H., M.H

Dekan Periode : 2009 –2013

Dr. Sigid Suseno, S.H., M.Hum

Dekan Periode : 2013 - 2014

Dr. An An Chandrawulan, S.H., LL.M

Dekan Periode : 2014 - Sekarang