Profile

Bilal Dewansyah, S.H., M.H. menamatkan pendidikan S1 dan S2 di Fakultas Hukum, Universitas Padjadjaran dengan konsentrasi pada Hukum Tata Negara. Selain Hukum Tata Negara umum, sejak tahun 2007 Bilal Dewansyah mendalami kajian Hukum Kewarganegaraan & Keimigrasian dan keterhubungannya dengan Hukum Hak Asasi Manusia, seperti isu pengungsi dan diaspora dalam perspektif sosio legal dan perbandingan hukum.

Sejak bulan Februari tahun 2020, Bilal Dewansyah melanjutkan studinya pada program PhD di The Van Vollenhoven Institute for Law, Governance and Society, Faculty of Law, Leiden University dengan topik penelitian mengenai “Hukum Pengungsi Indonesia: Pembentukan Hukum dan Diskresi Keimigrasian.” Karya ilmiah Bilal Dewansyah telah dipublikasikan dalam berbagai jurnal nasional maupun internasional yang bergengsi, seperti Diaspora Studies (Taylor & Francis), Border Crossing (Transnational Press London), Indonesia Law Review (FH UI), dan Padjadjaran Jurnal IImu Hukum (FH Unpad).

Email

ahmad.gusman@unpad.ac.id

Publikasi

• B. Dewansyah (2019), “Indonesian Diaspora Movement and Citizenship Law Reform. Towards Semi-Dual Citizenship”, Diaspora Studies (Taylor & Francis), Vol. 12, Issue 1.

• B. Dewansyah (2019), Aspek Proporsionalitas Pembatasan Kebebasan Berserikat terhadap Organisasi Kemasyarakatan dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 2/PUU-XVI/2018, dalam I. Perwira, M. Susanto, M. A. Y. Zulfikar (eds), Hukum, Hak Asasi dan Demokrasi, Bandung: PSKN FH Unpad.

• A. Abdurahman, B. Dewansyah (2019), “Asymmetric Decentralization and Peace Building: a Comparison of Aceh and Northern Ireland”, Padjadjaran Jurnal llmu Hukum (Journal of Law) Vol. 6, No.2.

• S.D. Harijanti, B. Dewansyah, A. Abdurahman, W. Dramanda (2018), “Citizenship and the Indonesian Diaspora: Lessons from the South Korean and Indian Experiences”, Border Crossing, Vol. 8. No. 2.

• B. Dewansyah. I. Handayani (2018), “Reconciling Refugee Protection and Sovereignty in ASEAN Member States: Law and Policy Related to Refugee in Indonesia, Malaysia and Thailand”, the Central European Journal of International and Security Studies (CEJISS), Vol. 12, No. 4.

• B. Dewansyah (2018), Problem Implementasi Hak constitutional atas Suaka: Keengganan dan Dampaknya’, Jurnal Majelis, Sekretariat Jenderal — MPR-RI, Edisi 7.

• B. Dewansyah, W. Diamanda, I. Mulyana (2017). “Asylum Seekers in a Non-immigrant State and The Absence of Regional Asylum Seekers Mechanism: a Case Study of Rohingya Asylum Seekers in Aceh-Indonesia and ASEAN Response”, Indonesia Law Review, Vol. 7, No. 3.

• l. Junaenah, B. Dewansyah (2017), “Pola Akunlabititas Anggota Badan Perwakilan Rakyat: ldentifikasi Terhadap City Council di Liverpool, Vancouver, dan Shah Alam”, Jurnal Negara Hukum, Vol. 8 No. 1.

B. Dewansyah, M. A. Y. Zulfikar (2016), “Reafirmasi Sistem Pemerintahan Presidensial dan Model Pertanggungjawaban Presidensial dalam Perubahan UUD 1945: Penelusuran Sebab dan Konsekuensi”, Padjadjaran Jurnal IImu Hukum, Vol 3, No. 2.
• B. Dewansyah (2016), “Membangun Kedekatan Keilmuan Hukum Tata Negara dan llmu Politik”, dalam Susi Dwi Harijanti, dkk (eds), lnteraksi Konstitusi dan Politik. Kontekstualisasi Pemikiran Sri Soemantri, Bandung: PSKN FH Unpad.
• B. Dewansyah (2016), “Menempatkan GBHN dalam Setting Sistem Presidensial Indonesia: Alternatif dan Konsekuensinya”, Jurnal Majelis, Sekretariat Jendetal – MPR RI. Edisi 04.
• B. Dewansyah (2015), “Perkembangan Politik Hukum dan Kebutuhan Hukum Keimigrasian Indonesia: Menjawab Sebagian Melupakan Selebihnya”, Jurnal Hasanuddin Law Review. Vol. 1 Issue 2.
• B. Dewansyah (2015). “Harmonisasi Hukum Keimigrasian dalam Kerangka Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015” dalam Aidul Fitri Azhari, dkk Prosiding Seminar Nasional Kesiapan Indonesia: Harmonisasi Hukum Negara-Negara ASEAN Menuju Komunitas ASEAN 2015, Muhammadiyah University Press, Surakarta.
• B. Dewansyah (20l5), “Model Kampanye Deliberatif Dalam Desain Pilkada Sereniak: Sebuah Gagasan Perubahan” Jurnal Rechtsvinding. Vol. 4, No. 1, April, 2015.