Masih dalam rangkaian kunjungan akademik di Singapura, Departemen Hukum Lingkungan, Tata Ruang, dan Agraria Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran melakukan kunjungan ke ISEAS – Yusof Ishak Institute pada 21 Juli 2026. Pertemuan ini bertujuan membuka peluang kolaborasi riset mengenai isu-isu strategis yang berkembang di kawasan Asia Tenggara, khususnya pada bidang lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.
Diskusi membahas berbagai tantangan regional, mulai dari perubahan iklim, tata kelola sumber daya alam, konservasi keanekaragaman hayati, hingga pentingnya pendekatan multidisipliner dalam penyusunan kebijakan lingkungan. Kedua institusi sepakat bahwa pengembangan kajian hukum perlu didukung oleh perspektif kebijakan publik, ekonomi, dan studi kawasan agar mampu menghasilkan rekomendasi yang lebih komprehensif.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas peluang pelaksanaan penelitian bersama, publikasi ilmiah, seminar internasional, pertukaran peneliti, serta forum akademik yang dapat memperkuat jejaring penelitian antara Indonesia dan Singapura. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan tata kelola lingkungan yang lebih adaptif dan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.
Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam membangun kemitraan akademik yang lebih erat sekaligus memperkuat peran Departemen Hukum Lingkungan, Tata Ruang, dan Agraria FH Unpad dalam pengembangan riset hukum lingkungan di tingkat internasional.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas, SDGs 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, SDGs 15 tentang Ekosistem Daratan, dan SDGs 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.