Departemen Hukum Lingkungan, Tata Ruang, dan Agraria Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran telah menyelesaikan rangkaian kunjungan akademik internasional di Singapura yang berlangsung pada 20–21 Juli 2026. Rangkaian agenda ini mencakup kunjungan ke tiga institusi, yakni Yong Pung How School of Law, Singapore Management University (SMU), ISEAS – Yusof Ishak Institute, serta Asia-Pacific Centre for Environmental Law (APCEL) National University of Singapore (NUS).
Kunjungan ke Yong Pung How School of Law SMU pada 20 Juli 2026 menjadi awal rangkaian agenda tersebut. Pertemuan membahas perkembangan terkini hukum lingkungan, perubahan iklim, tata kelola sumber daya alam, serta pengembangan kurikulum dan riset yang responsif terhadap isu lingkungan global. Kedua institusi juga menyoroti pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam jejaring akademik internasional, termasuk potensi kolaborasi antara Environment & Sustainability Law Club (ESLC) dan Himpunan Mahasiswa LITRA FH Unpad melalui seminar bersama, diskusi ilmiah, dan program pertukaran mahasiswa.
Selanjutnya, kunjungan ke ISEAS – Yusof Ishak Institute pada 21 Juli 2026 difokuskan pada peluang kolaborasi riset atas isu strategis kawasan Asia Tenggara. Diskusi menekankan pentingnya pendekatan multidisipliner—memadukan perspektif hukum, kebijakan publik, ekonomi, dan studi kawasan—dalam penyusunan kebijakan lingkungan, serta membuka peluang penelitian bersama, publikasi ilmiah, seminar internasional, dan pertukaran peneliti antara Indonesia dan Singapura.
Pada hari yang sama, kunjungan ke APCEL NUS memperkuat hubungan akademik yang telah terjalin sebelumnya dengan Universitas Padjadjaran. Sejalan dengan mandat APCEL sebagai pusat kajian hukum lingkungan terkemuka di kawasan Asia-Pasifik, pertemuan difokuskan pada pengembangan penelitian hukum perubahan iklim, tata kelola lingkungan, konservasi keanekaragaman hayati, serta peluang kerja sama melalui publikasi ilmiah, konferensi internasional, kuliah tamu, dan pertukaran akademisi.
Melalui ketiga pertemuan tersebut, Departemen Hukum Lingkungan, Tata Ruang, dan Agraria FH Unpad menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring internasional dalam mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang hukum lingkungan. Rangkaian kolaborasi ini diharapkan menghasilkan inisiatif akademik konkret yang berkontribusi terhadap penguatan kebijakan dan tata kelola lingkungan di tingkat regional maupun global.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas, SDGs 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, SDGs 15 tentang Ekosistem Daratan, dan SDGs 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.